PERGAULAN BUTUH ETIKA
Untuk urusan pergaulan, saya banyak belajar dari salah seorang teman saya. Dia salah seorang panutan saya untuk kehidupan sosial. Orangnya baik, mudah bergaul dengan berbagai kalangan, tulus, dan punya jiwa sosial dan empati yang tinggi. Ini adalah pelajaran soal pergaulan yang saya dapat dari pertemanan dengannya.
- Ketika orang lain bercerita, dengarkan dan tanggapi dengan antusias.
- Beri pertanyaan yang membuat seseorang merasa benar-benar dihargai suaranya.
- Sekaya apapun temanmu, segera kembalikan uang yang kamu pinjam.
- Sebisa mungkin jangan menghutangi teman, tapi berikan bantuan dalam bentuk uang seikhlasnya.
- Jika ada orang baru masuk dalam lingkaran pergaulanmu, jadikan dia pusat perhatian (dalam arti baik ya) hingga semuanya lebih mengenalnya dan terbiasa dengan kehadirannya.
- Jika bukan untuk urusan yang darurat atau sangat penting, tidak usah memberi nasihat kecuali memang diminta.
- Ada kalanya temanmu akan berteman dengan orang lain yang sebenarnya tidak kamu sukai. Itu bukan urusanmu. Kalian tidak perlu menyetujui pertemanan masing-masing.
- Jika temanmu punya usaha, dukunglah dengan membeli barang dagangannya. Kalau belum bisa, ya setidaknya bantu promosikan.
- Kalau sudah punya penghasilan atau berkecukupan, beri kado saat temanmu ulang tahun atau traktir dia. Tidak perlu mahal-mahal yang penting menunjukkan kalau kamu peduli padanya.
- Jangan berikan nomor temanmu pada orang lain tanpa seizinnya.
- Tidak perlu membawa urusan follow-unfollow di media sosial ke kehidupan pertemanan. Dia menyukaimu sebagai teman tapi bisa saja tidak suka dengan postingan media sosialmu.
- Jangan sebarkan SS percakapan pribadi yang menguak rahasia, aib, atau masalah teman kalian ke media sosial. Kalau yang lucu-lucu dan ringan-ringan saya rasa tidak masalah. Tapi lebih baik mempertimbangkan kepribadian temanmu sih, kalau dia tipe yang sangat tertutup ya ngomong saja dulu supaya dia tidak kaget dan jadi tidak nyaman.
Semoga bermanfaat

Comments
Post a Comment