HAL WAJAR YANG BANYAK TAK DISUKAI ORANG
- Get link
- X
- Other Apps
Beberapa hal yang menurut saya mesti dilarang:
- Videocall
Bagi saya, videocall adalah satu hal yang mestinya dilarang Titik. Tak ada yang bagus menurut saya dari hal itu. Ya, tentu saja saya melakukannya satu atau dua kali. Karena beberapa hal, saya terpaksa menjawab videocall. Namun, saya benar-benar merasa itu adalah satu hal yang tidak kita butuhkan.
Kalau ada kesia-siaan teknologi, ya itu adalah salah satunya. Bagi saya, videocall adalah pelanggaran privasi. Terutama kalau itu begitu tiba-tiba. Untuk apa? Untuk apa? Untuk apa?
- Voicenote
Selanjutnya, pesan suara di whatsapp chat juga menurut saya pantas dilarang. Terutama kalau didengarkan tanpa earphone. Untuk apa bersuara kalau bisa menuliskannya lewat teks? Apalagi kalau di tempat umum. Pertama, tak ada yang akan merasa terganggu, dan yang kedua, takkan ada yang mau mendengar obrolan tidak asyikmu dengan temanmu.
- Berbicara saat film diputar di bioskop
Tahukah kamu sebenarnya ini tidak dianjurkan? Saat kamu berbicara, bahkan berbisik, orang asing di sebelahmu akan kehilangan konsentrasi, padahal dia sudah mmembayar untuk menonton film, bukan untuk mendengar celotehmu. Apalagi kalau kamu terus-menerus bertanya.
- Merokok di tempat dan kendaraan umum
"Maaf, Pak, Buk, bapak tidak mau duit bapak saya copet, kan? Begitu juga saya. Udara sehat penting bagi saya, jadi jangan merusak udara saya."
- Motor di trotoar
Neraka menanti untuk orang-orang ini. Ini bukan doa, melainkan kutukan.
- Meludah sembarangan
Kalau kamu ingin meludah saat di jalan, berjalanlah ke tepi, cari sesemakan atau pasir, atau got, buanglah ludah berdahakmu di sana. Kalau memungkinkan, belajarlah dari kucing bagaimana cara mereka menyembunyikan kotorannya. Tak ada yang mau melihat karya seni-mu itu terpampang di trotoar.
- Telemarketer
Katanya setiap orang berjuang di perangnya sendiri setiap hari. Jadi, setiap kali ada telemarketer yang menghubungi saya, saya akan mencoba menjawab sesopan dan secepat mungkin. "Maaf, Mbak, saya tidak tertarik. Jangan coba jelaskan lagi, karena itu buang-buang waktu kita saja. Sudah, ya. Salam." Namun, kalau satu hari bisa lima kali, apalagi dari orang yang sama, ya jangan salah kami para penerima telepon sampai marah hingga berharap melarang ini.
Lagi pula, dari mana mereka tahu nomer dan nama saya?
Hmm. Apa lagi, ya?

Comments
Post a Comment